e-KTP DILARANG DI -fotocopy ?

Untuk mencegah kerusakan pada eKTP sebaiknya tidak di –fotokopy berulang ulang Surat edaran bernomor: 471.13/1826/SJ tertanggal 11 April 2013 itu dibuat oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan sudah dikirim ke seluruh instansi pemerintah. Isinya, selain larangan fotocopy, juga kewajiban untuk mengadakan card reader sebagai pembaca data e-KTP.

“Semua unit kerja/badan usaha atau nama lain yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, sudah memiliki card reader paling lambat akhir tahun 2013, dengan alasan KTP non elektronik terhitung sejak 1 Januari 2014 tidak berlaku lagi” demikian petikan surat edaran tersebut.

Card reader itu bisa langsung mencetak biodata si pemilik KTP di ungkapkan oleh Dirjen Administarasi Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman . Sehingga keperluan administrasi tak perlu lagi menggunakan lembaran fotocopy.

Kedepan tiap tiap instansi terkait memiliki card reader jadi memenuhi kebutuhan data bisa langsung di print hal tersebut juga bukan berarti kualitas chip yang jelek namun untuk memaksimalkan fungsi e-KTP

diolah dari berbagai sumber

Perihal tlogoguwo
bali nDeso...mBangun nDeso...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: